Di Bawah Penguasa Adil, Surah Al-Baqarah Loloskan Pencuri dari Hukuman Potong Tangan

 

TAFSIR-QURAN.COM–Ada banyak cara mendidik warga dengan Alquran. Dikutip Syeikh Muhammad al-Tustari kisah seorang lelaki datang menemui Khalifah Keempat, Ali bin Abi Thalib. Di hadapannya dia mengaku telah mencuri barang dengan nilai yang terancam dipotong tangannya.

Imam Ali bertanya, “Adakah yang kamu hapal dari Alquran?”

“Ya,” jawabnya, “aku hapal surah Al-Baqarah.”

Imam Ali berkata, “Kalau begitu, aku maafkan tanganmu demi hapalan surah itu.”
 

Baca juga: QS. Al-Dhaha [93]: Ayat 7; Nabi Sesat (1): Antara Tidak Tahu, Bingung Dan Lengah
Baca juga: QS. Al-Nur [24]: Ayat 35; Wahdatul Wujud (2): Makhluk Itu Ada Atau Tidak?
Baca juga: QS. Al-Nur [24]: Ayat 35: Wahdatul Wujud (1); Kafir Atau Tidak?
 

Melihat keputusan khalifah demikian, seorang sahabat bernama Asy’ats spontan menggugat di tempat, “Hai Amirul Mukminin! Apakah engkau sedang mengabaikan hukum Allah?!”

Imam Ali balik bertanya, “Kamu tahu apa tentang hukuman Allah?!”

Lalu Imam Ali menerangkan, “Jika tindakan itu terbukti dengan saksi dan bukti, khalifah tidak bisa mentoleransi. Tetapi, jika tindakan itu terbukti dengan pengakuan pelakunya sendiri, khalifah memiliki kewenangan memaafkan dia atau menjatuhkan hukuman ke atas dirinya.”
 

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.