Adab dan Tatacara Membaca Alquran (1): 10 Adab Lahiriah

 

TAFSIR-QURAN.COM–Islam agama sempurna, ajaran terakhir Tuhan untuk segenap kebutuhan manusia menjadi sempurna. Semua terkandung dalam kitab suci Alquran. Karena kesucian lahiriah dan batiniah, tentu Alquran sangat istimewa, maka patut diistimewakan dalam membaca hingga mengamalkannya. Bagaimana caranya? Yakni, apa saja hal-hal yang minimal sepatutnya dipersiapkan seseorang dalam membaca Alquran? Setidaknya, ada dua tingkatan tatacara dan adab membaca Alquran: adab lahiriah dan adab batiniah. Dua adab ini akan membuat hati dan pikiran kita kian akrab dan tenang dengan Alquran. Apa saja, simak berikut ini, sangat simpel dan mudah.
 
Adab Lahiriah Membaca Alquran
Satu: Pastikan diri Anda dalam keadaan suci, telah berwudhu, sebelum dan sepanjang membaca Alquran. Secara umum, memiliki wudhu dalam keadaan apapun sangat dianjurkan.

Dua: Pakai siwak, jika Anda memiliki.

Tiga: Tidak meletakkan Alquran di atas lantai; angkat dari atas lantai dan letakkan di atas tangan Anda, atau bisa dengan menggunakan tatakan/dudukan Alquran (rekal).

Empat: Bacalah Alquran dengan menghadap kiblat. Tentu, ini dilakukan bila Anda dalam keadaan normal, misalnya tidak dalam kendaraan.

Lima: Bacalah Alquran dengan melihat tulisan dalam lembarannya. Adab ini juga berlaku bagi penghapal Alquran yang ingin membaca Alquran.
 

Baca juga: QS. Al Imran [3]: 169; Jihad Dan Syahid, Dua Ajaran Unik Dan Istimewa
Baca juga: QS. Al-Qashash [28]: 77; Ingin Hidup Anda Berubah? Cukup 4 Strategi Ini
Baca juga: QS. Al-Baqarah [2]: 42; Cara Membuat Hoax
 

Enam: Mulailah membaca Alquran dengan isti’adzah, yaitu membaca A’udzu billahi minasysyaithanirrahim (Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk).

Tujuh: Lanjutkan bacaan isti’dzah dengan membaca basmalah, yaitu bismillahirrahmanirrahim (dengan nama Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang). Basmalah tidak dibaca dalam memulai membaca surah kesembilan, surah Al-Taubah.

Delapan: Usahakan membaca Alquran dengan suara indah dan enak didengar.

Sembilan: Atur volume suara atau alat pengeras suara Anda agar tidak sampai menganggu orang lain.

Sepuluh: Bacalah Alquran dengan tartil, yaitu mengucapkan huruf, kata dan kalimat secara teliti dan fasih. Ada perintah dalam Alquran (QS. Al-Muzammil [73], 4) agar membaca dengan tartil. Karena itu, luangkan waktu untuk belajar tajwid, lalu melatih dan meningkatkan ketelitian membaca Alquran. Angap saja seperti Anda sedang menikmati hidangan mewah dan Anda mencicipinya dengan rasa penasaran apa saja racikan bumbu dan komponennya. Ketelitian ini menumbuhkan dan menguatkan ketelitian dalam memahami dan menggali makna setiap kata dan kalimat ayat.
 

Baca juga: Doa Sebelum Membaca Alquran
Baca juga: Doa setelah Membaca Alquran
Baca juga: Doa Khatam Membaca Alquran
Baca juga: Mulutmu Harimaumu; Karena Lidah, Dirimu Binasa!

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.